Friday, May 25, 2007
psyche
katika aku kecil aku selalu ingin keliatan beda aja dengan temen-temen aku, aku ingin jadi pusat perhatian, aku ingin sekali pakai baju paling bagus, sepatu paling keren, dan selalu pakai ikat pinggang. semua hal itu bagi aku sifatnya wajib dan harus dipenuhi dan aku relain untuk nangis tentunya pada orang tuaku agar semua keinginanku itu bisa terkabul. dan maha besar Allah semua keinginan masa kecilku tersebut selalu dipenuhi oleh kedua orang tuaku meskipun dengan sedikit marahan dari ortuku tapi buatku itu tanda kasih sayang saja. akan tetapi alangkah mengecewakannya ketika aku memakai pakaian yang paling baru, sepatu yang paling keren, ikat pinggang yang kelihatan merknya, ternyata impianku tak kunjung muncul juga aku malah jadi sala tingkah tidak seorangpun melihatku dengan muka kagum, heran atau apalah yang jelas semuanya malah membuat aku salah tingkah dan sering malah biasanya jadi bahan olok-olokan, dan semuanya itu membuatku jadi tidak percaya diri. ketika aku menginjak dewasa aku mencoba belajar dari pengalaman aku tak peduli lagi akan penampilan, aku menjadi orang yang cuek, bebas, ngak peduli omongan orang dan hobiku adalah mengolok-olok temen aku yang berpikirnya seperti ketika aku masih kecil yaitu yang masih berpikir baju keren, topi gaul adalah sumber untuk mendapatkan perhatian, dan semuanya itu malah memberiku rasa bahagia tersendiri merasa jadi pusat perhatian karena banyak omongnya namun setelah itu akhirnya aku tahu bahwa ternyata hal itu memberi arti buruk bagi diriku juga karena dicap anak "urakan"dan lagi-lagi aku gagal menemukan siapa sich diriku ini atau tampilan yang bagaimana sich yang sesuai atau yang mencerminkan dirigue ini//////////// sekarang gue menginjak masa dewasa dan semoga dimasa ini gua udah tahu alasan dari semua ini hehehehehehehehehehe
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment