kadang bagi kita ujian masuk universitas adalah hal yang paling mendebarkan, paling ditunggu, bikin ngak bisa tidur, peluang hidup, ajang bergengsi, harapan keluarga, cobaan hidup dan banyak lagi dinamika ujian masuk universitas. kadang-kadang bagi kita ujian masuk universitas adalah pintu untuk menuju impian, pintu yang hanya bisa dibuka setiap tahun sekali, pintu yang sangat sempit sehingga hanya orang yang lincah, yang gesit, yang pandai memanfaatkan peluang , yang posturnya kecil kali yaa, terus yang ngak pernah putus asa dan berdoa tentunya, sehingga untuk bisa masuk pintu tersebut banyak orang atau calon mahasiswa tentunya yang rela diet ngak makan pagi sampai malem agar badannya langsing agar dapat masuk kepintu dengan mudah, ada juga yang tiap pagi dan malem pergi ke rumah tuhan untuk sekedar meminta keajaiban agar tiba-tiba dapat masuk pintu keajaiban tersebut, ada juga orang yang merasa ngak pinter dan ngak punya apa-apa tapi dia hanya punya kemauan tinggi sehingga dia mencari ahli-ahli dalam pencongkelan pintu seperti maling, rampok, tambal las, pembuat jugil lawang, makelar dll. sebenarnya untuk bisa masuk di sebuah pintu logikanya sangat mudah cara yang paling mudah adalah kita harus tahu siapa kita, baik kekurangan dan kelebihan kita. sebagai contoh misalnya badan kita gemuk ya kita perlangsing diri gitu aja kok repot kata tukul arwana kembali ke leptop. oke logika agar kita bisa masuk um adalah kita harus jujur pada diri kita apakah kita itu pinter apa tidak, agar lebih objektif kita lihat saja nilai raport atau rangking kita di sekolah. sekarang kita pakai logika hitung-hitungan, seandainya kita dikelas rangking 20 dari 40 siswa itu dapat naik menjadi rangking ke 25 0000000000000 dari sekian milyalrd pelamar UM jadi kita pasti tidak dapat diterima. tapi itu soal gampang jiga mau nurutin apa saran saya pertama kamu harus rela jika aku bilang bahwa kalian semua itu memang bodoh, goblok, pethok, stupid, katrok hehehe trimo ora nek trimo dengarkan baik-baik nasihat orang bijak ini . logika nya begini setahu saya ujian um itu sifatnya kalau benar dapat nilai dan kalau salah malah dikurangi ya maaf dah lupa tapi saya tetep cerdas lo, jadi berdasarkan ketentuan seperti itu kita malah enak karena bisa memprediksi apakah kita nanti lolos atau mati terinjak-injak oleh sesaknya orang. jadi apa sih yang harus kita lakukan itu mungkin kata yang teman-teman tunggu jadi sabar dulu ambil napas dulu namanya juga ilmu mahal gitu. kalau kata orang-orang yang lulus di kerjakan yang bisa saja karena kalau salah malah dikurangi, logika itu benar bagi orang yang sok tahu tapi untuk orang seperti saya itu logika goblok alasan cerdas saya sekarang kita bayangkan bersama-sama jika kita mengisi atau menjawab pertanyaan yang jelas benar menurut saya kamu orang tak tahu diri la wong di kelas aja rangking 2o kok hanya ngerjain yang pasti bener emoangnya UGM universitasnya mbahmu yang nerima murid yang jujur dan tawakal sorry lah you. sampai saat ini ada dua cara yang cocok ditertrapkan untuk orang-orang bodoh kayak kalian semua pertama kerjakan soal yang sudah pasti benar( semoga ada yang pasti benar) lalu kita juga harus mengambil resiko kita kerjakan juga yang bisa kita tebak, kita ngawur dan yang jelas-jelas ngak bisa di awur karena mungkin soalnya make kata biatang atau setan ngak usah kita kerjakan, alasan atau pertimbangan cara tersebut jika kita mau ambil resiko dengan ngerjain yang bisa di awur, diwaton kita masih punya peluang untuk bersaing karena masih ada doa yang dapat mengabulkan peluang siapa tahu jawaban yang kita waton, kita awur itu benar bukankah itu namanya mukzizay maha besar Allah. cara kedua ini saran para psikolog kalau kita mau watonatau ngawur jangan pilih jawaban yang paling depan (a) atau paling belakang (d) karena alasannya gini sekarrrrrang teman bayangkan ketika teman teman bermain tebak-tebakan dengan teman anda apakah jawaban dari tebakan anda akan anda perlihatkan di depan mata kan ngak mungkin, secara psikologis kita akan menyembunyikan jawaban dari tebakan kita iya to, jadi seperti halnya soal um ugm kalau kita mau ngaworatau waton ya pilihlah jawaban diantara b atau c selamat mencoba tahun mendatang