Perjalanan kita memang beda untuk mencari apa yang kita kehendaki.
Tujuan kita juga tidak sama untuk mencari apa yang ingin kita capai
Kadang untuk mewujudkan mimpi, perpisahan menjadi jalan yang pasti
Kadang prioritas hidup membuat kita harus memilih menggunakan rasa bukan logika
Kadang kita dituntut untuk sadar akan posisi kita, sehingga keinginan ”mereka” seolah-olah menjadi kewajiban nurani yang harus kita tunaikan.
Kadang kita merasa bahwa kita tidak diberi pilihan dan alasan kita hanya menuruti saja, tapi kadang kita juga lupa bahwa kita kadang merasa pintar; merasa tahu akan siapa kita disuatu saat nanti, merasa benar karena banyak membaca tanpa memahami, merasa bahwa seolah-olah toh kita juga yang akan menuai baik-buruknya pilihan kita. Apakah benar itu yang kita rasakan,
Salahkah jika mereka menunjukan apa yang menurut mereka benar ,
Apakah keliru jika mereka menasehatkan pengalaman baik buruknya hidup,
Apakah masih kurang ilmu bijak mereka yang dua kali umur kita,
Apakah salah jika mereka meminta kita untuk melakukan apa yang menurut mereka baik,
Apakah memalukan buat kita jika mereka meminta untuk sedikit diperhatikan di usianya,
Kita memang lebih tinggi secara akademisi, muda secara durasi dan lebih kuat secara badani
Tapi kita kalah akan rasa mengasihi dan menyayangi, Kalah akan rasa tanggung jawab dan Kalah akan rasa peduli
So masihkah ada alasan untuk tidak menyayangi mereka?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment