Thursday, July 1, 2010

respon terhadap aturan menunjukan siapa kita

ketika aku kecil meskipun aku selalu bangun tepat waktu, tapi tetep aja ibuku selalu memasang alarm sebelum aku tidur.
ketika aku mulai masuk ke taman kanak-kanak (play group) meskipun aku selalu rajin memotong kuku, tapi tetep aja aku harus ikut antrian panjang untuk menunjukan kebersihan kuku.
ketika aku menginjak sekolah dasar meskipun aku selalu mengerjakan PR, tapi tetep aja aku di ikut sertakan dalam tugas tambahan.
ketika bangku SMP mulai kumasuki meskipun aku belum pernah sekalipun bolos, tapi tetep aja aku mendapatkan surat edaran soal tata aturan tata tertib sekolah.
ketika masa SMA aku lalui meskipun aku nggak pernah ikut tawuran (penakut soalnya hahaha), tapi tetep saja aku dapet santapan rohani dari penegak disiplin.
ketika bangku kuliah tiba, meskipun aku selalu aktif di dalam perkuliahan (sombong banget), tapi tetep aja harus ikut kelas tambahan soal menjadi mahasiswa yang aktif hahahahah.
ketika memasuki dunia kerja, meskipun aku sudah bekerja sesuai dengan apa yang seharusnya, masih aja aku harus melaui prosedur panjang administratif yang di peruntukkan orang - orang yang lebih nyaman dengan ketatnya aturan (maksudnya orang suka melanggar aturan.

jadi bener jika ada istilah:
aturan itu bermanfaat untuk orang yang susah diatur, tapi buat orang yang disiplin aturan bisa berarti menghambat.

No comments: